Rabu, 09 Agustus 2017

Macam-Macam Alat Berat Dalam Dunia Teknik Sipil

Alat konstruksi atau sering dikenal dengan alat berat didalam ilmu teknik sipil penggunaan alat berat bertujuan untuk memudahkan manusia dalam mengerjakan pekerjaan lebih efesien sehingga hasil yang diharapkan dapat tercapai dengan lebih mudah pada waktu relatif lebih singkat.



Penggunaan alat berat yang kurang tepat dengan kondisi dan situasi lapangan pekerjaan akan berpengaruh berupa kerugian antara lain rendahnya produksi, tidak tercapainya jadwal target yang telah ditentukan, atau kerugian perbaikan yang tidak semestinya. Oleh karena itu sebelum menentukan tipe dan jumlah peralatannya, maka haruslah memahami jenis alat berat dan fungsinya pada proyek konstruksi.


Dozer (Loder)

Dozer adalah alat umum yang dipakai pada proyek konstruksi untuk pekerjaan material hasil penggalian ke dalam truk atau membuat timbunan material. Pada bagian dozer terdapat bucket sehingga alat ini umumnya disebut front end dozer. Dozer dapat dibagi menjadi dua bagian yaitu menggunakan roda kelabang (Crawler Tractor Dozer) dan Buldozer yang menggunakan roda karet (Wheel Tractor Dozer).
Dozer yang menggunakan roda karet (Wheel Tractor Dozer)
Dozer roda kelabang (Crawler Tractor Dozer)

Faktor-faktor yang harus diperhatikan dalam penentuan produktivitas dozer adalah sebagai berikut :


1. Kondisi material
2. Tipe bucket dan kapasitasnya
3. Area untuk pergerakan dozer
4. Waktu siklus dozer
5. Waktu efisiensi dozer

Dozer yang beroda ban karet dan rode kelabang dapat dipakai untuk mengangkat material. Namun bagian bawah material harus mempunyai ketinggian setinggi permukaan tempat alat tersebut berada. Pengangkatan yang lebih dalam memerlukan ramp. Selain itu, material yang diangkat haruslah material yang lepas. Karena bagian bawah dozer tidak terdapat alat pemutar maka pada saat pembongkaran muatannya, dozer harus banyak melakukan banyak gerakan.

Excavator

Excavator sering disebut alat penggali diantaranya backhoe, power shovel, dragline, dan clamshell. Bakchoe dan power shovel adalah alat penggali hidraulis karena bucket digerakkan secara hidraulis.

Pemilihan alat bergantung dari kemampuan alat tersebut pada suatu kondisi lapangan tertentu. Perbedaan setiap alat gali adalah pada benda yang di bagian depan, tetapi semua alat tersebut mempunyai kesamaan pada alat penggerak yaitu roda ban atau crawler. Alat beroda crawler umumnya dipilih jika alat tersebut akan digunakan pada permukaan kasar atau kurang padat. Selain itu juga karena alat tersebut di dalam pengoprasiannya tidak perlu melakukan banyak gerak.

a. Alat Penggali Hidraulis

Front Shovel dan backhoe yang termasuk dalam penggali hidraulis memiliki bucket dipasangkan di depannya. Yang dimaksud dengan alat penggali hidraulis adalah alat yang bekerja dengan adanya tekanan hidraulis pada mesin di dalam pengoprasiannya. Alat penggeraknya adalah traktor dengan roda ban atau crawler. Backhoe bekerja dengan cara menggerakkan bucket kearah bawah dan kemudian menariknya menuju badan alat. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa backhoe menggali material yang berada di bawah permukaan tempat alat tersebut berada dibawah permukaan tempat alat tersebut berada, sedangkan front shovel menggali material di permukaan tempat alat tersebut berada.


Backhoe Beroda Ban Karet
Backhoe Beroda Crawler

b. Dagline
Dragline merupakan alat gali yang dipakai untuk menggali material yang letaknya lebih tinggi dari permukaan tempat alat tersebut berada dengan jangkauan yang lebih jauh dari alat gali lainnya. Alat dasar dari dragline adalah bucket yang dipasangkan pada boom. Panjang boom dragline sama seperti crane tetapi lebih panjang dari pada boom alat gali lain. Dengan boom yang cukup panjang maka stabilitas dragline harus diperhitungkan. Jenis material yang digali sebaiknya material yang lunak sampai agak keras. Dalam penggalian di dalam proyek pembuatan saluran yang tanahnya mengandung air, pemakaian dragline sangat menguntungkan.
Dagline

c. Clamshell
Pada umumnya clamshell digunakan untuk penggalian tanah lepas seperti pasir, kerikil, batuan pecah, dan lain-lain. Clamshell mengangkat material secara vertikal. Ukuran bucket pad clamshell bervariasi antara ringan sampai berat. Bucket yang ringan pada umumnya digunakan untuk memindahkan material , sedangkan bucket berukuran berat digunakan untuk menggali. Pada bucket yang berukuran berat pada umumnya dipasangkan gigi yang membantu alat dalam menggali material.
Clamshell

Alat Pengangkut (Truk)

Fungsi dari alat pengakut adalah untuk mengangkut material seperti tanah, pasir, batuan untuk proyek konstruksi. Pemilihan jenis pengangkutan tergantung pada kondisi lapangan, volume material, waktu dan biaya. Besarnya kapasitas truk bergantung pada waktu yang dibutuhkan untuk memuat material kedalam truck terhadap waktu angkut truk. Pada umumnya besarnya kapasitas truk yang dipilih adalah empat sampai lima kali kapasitas alat gali yang memasukkan material kedalam truk. Akan tetapi penggunaan truk terlalu besar sangat tidak ekonomis, kecuali jika volume tanah yang akan diangkat sangat besar.
Truk

Crane

Banyak jenis alat pengangkat yang tersedia membuatnya sulit digolongkan secara tepat. Penggolongan ini masih diperumit lagi oleh kenyataan bahwa penggolongan ini juga didasarkan pada berbagai karakteristik, misalnya desain, tujuan, jenis gerakan dan sebagainya.

Jika digolongkan menurut jenis gerakannya (karakteristik kinematik), beban dianggap terpusat pada titik bobot beban tersebut dan penggolongan mesin ditentukan oleh lintasan perpindahan muatan yang berpindah pada bidang horizontal.

Penggolongan menurut tujuan penggunaan yang ditentukan dengan memperhatikan kondisi operasi khasnya, misalnya: crane dibagi menjadi crane untuk metalurgi, konstruksi, pelabuhan, dan sebagainya.Alat pengangkat yang biasa digunakan di dalam proyek konstruksi adalah crane. Cara kerja crane adalah dengan mengangkat material yang akan dipindahkan, memindahkan secara horizontal, kemudian menurunkan material ditempat yang diinginkan. Crane mempunyai beberapa tipe yang didalam pengoerasiannya, dipilih sesuai dengan kondisi suatu proyek.

Tipe crane yang umumnya dipakai adalah: crane beroda crawler (crawler crane), truck crane, truck crane untuk lokasi terbatas, truck crane untuk segala jenis lokasi , dan tower crane.

Crane Beroda Crawler
Tipe ini mempunyai bagian atas yang dapat bergerak 360º. Dengan roda crawler maka crane tipe ini dapat bergerak didalam lokasi proyek saat melakukan pekerjaannya. Pada saat crane akan digunakan di proyek lain maka crane diangkut degan menggunakan lowbed trailer. Pengangkutan ini dilakukan dengan membongkar boom menjadi beberapa bagian untuk mempermudah pelaksanaan pengangkutan.
Crane beroda crawler

Truck Crane
Crane jenis ini dapat berpindah tempat dari suatu proyek ke proyek lainnya tanpa bantuan alat pengangkutan. Akan tetapi beberapa bagian dari crane tetapi harus dibongkar untuk mempermudah perpindahan, seperti halnya crawler crane, truck crane ini juga mempunyai bagian atas yang dapat berputar 360º.
Truck Crane

Penggerak crane jenis ini adalah roda yang sangat besar yang diharapkan dapat meningkatkan kemampuan alat dalam bergerak dilapangan. Umumnya kecepatan maksimum alat ini di jalan raya adalah 30 mph. Crane jenis ini umumnya menggunakan joystick di dalam pengoprasiaannya sehingga fingsi-fungsi alat dapat dilakukan secara bersama-sama.

Letak ruang operator crane biasanya pada bagian-bagian deck yang dapat berputar. Namun, beberapa model crane tipe ini memiliki ruang operator dibagian atas, sehingga operator bergerak bersama material yang diangkatnya

Crane untuk Lokasi Terbatas

Crane tipe ini diletakkan diatas dua buah as tempat kedua as ban dapat bergerak secara simultan. Dengan kelebihan tersebut maka crane ini dapat bergerak dengan lebih leluasa.

Tower Crane
Tower crane adalah alat yang digunakan untuk mengangkat material secara vertikal dan horizontal kesuatu tempat yang tinggi pada ruang gerak terbatas. Tipe crane ini dibagi berdasarkan cara crane tersebut berdiri yaitu :
  1. crane yang berdiri bebas (free Standing Crane)
  2. crane diatas rel (rel mounted crane)
  3. crane yang ditambatkan pada bangunan (ted in tower crane)
  4. crane panjat (climbing crane).
Tower Crane

Motor Grader

Motor grader digunakan sebagai perataan tanah dan sebagai permukaan yang dikendak. Selain itu keperluan motor grader juga sebagai berikut :
  • Grading (perataan permukaaan tanah)
  • Shapping (pemotongan untuk mendapatkan bentuk/profil tanah)
  • Bank shapping (pemotongan untuk mrndapatkan bentuk/ profil tanah)
  • Scarifiying (penggerukan untuk pembuatan saluran)
  • Dithing (pemotongan untuk pembuatan saluran)
  • Mixing and spreading (mencampur dan menghampar material dilapangan)
Motor Grader


Compactor

Compactor sering disebut sebagai alat pemadat. Compactor digunakan untuk memadatkan tanah yang merupakan upaya untuk mengatur kembali susunan butiran tanah agar menjadi lebih rapat sehingga tanah menjadi lebih padat.

Jenis-jenis alat pemadat mekanis sebagai berikut:

  • Three wheel roller (mesin gilas tiga roda)
  • Tandem roller (mesin gilas roda dua atau tandem)
  • Sheepfoot type roller (mesin gilas tiga roda besi dengan permukaan seperti kaki kambing)
  • Pneumatic tire roller (mesin gilas dengan roda ban karet bertekanan angin)
  • Soil compactor (pemadat aspal)
  • Landfill compactor
Compactor



Semoga Bermanfaat☺✌

Teknik Sipil

Hai Guys, disini mimin akan membasan sedikit artikel tentang Teknik Sipil ☺

Apa Itu Teknik Sipil?

Teknik Sipil adalah salah satu cabang ilmu teknik yang mempelajari tentang bagaimana merancang, membangun, merenovasi tidak hanya gedung dan infrastruktur, tetapi juga mencakup lingkungan untuk kemaslahatan hidup manusia.
Perbedaan dari arsitek, terletak pada posisi ahli teknik sipil dalam sebuah proyek. Arsitek menyumbangkan rancangan, ide, kemungkinan pelaksanaan pembangunan di atas kertas. Hasil rancangan tersebut diserahkan selanjutnya kepada staf ahli bidang teknik sipil untuk pelaksanaan pembangunan. Tahapan ini, ahli teknik sipil melakukan perbaikan/saran dari pelaksanaan perencanaan, koordinasi dalam proyek, mengamati jalannya proyek agar sesuai dengan perencanaan. Selain itu, ahli teknik sipil juga membangun konsep finansial dan manajemen proyek atas hal-hal yang mempengaruhi jalannya proyek.

Apa saja cabang-cabang ilmu teknik sipil?

Cabang-cabang ilmu teknik sipil :
1.      Cabang ilmu struktur mempelajari tentang bagaimana cara membangun yang aman dan sesuai dengan kaidah-kaidah teknik sipil.
2.  Cabang transportasi mempelajari tentang rekayasa transportasi perkotaan, bagian-bagian jalan, dan proses pembuatan jalan.
3.  Cabang ilmu hidro mempelajari tentang perilaku air, jaringan irigasi, dan bangunan-bangunan air, misalnya bendung dan bendungan.
4.  Cabang ilmu goeteknik mempelajari tentang sifat-sifat tanah, jenis-jenis pondasi, dan rekayasa pondasi.
5.     Cabang ilmu manajemen konstruksi mempelajari tentang pelaksanaan proyek, anggaran biaya proyek, dan pengelolaan waktu pelaksanaan proyek.

Ahli teknik sipil tidak hanya berurusan dengan pembangunan sebuah proyek bangunan, tetapi di bidang lain seperti yang berkaitan dengan informatika, memungkinkan untuk memodelisasi sebuah bentuk dengan bantuan program CAD, pemodelan kerusakan akibat gempa, banjir. Hal ini sangat penting di negara maju sebagai tolak ukur kelayakan pembangunan sebuah bangunan vital yang mempunyai risiko dapat menelan korban banyak manusia seperti reaktor nuklir atau bendungan, jika terjadi kegagalan perencanaan teknis. Rancangan bangunan tersebut biasanya dimodelkan dalam komputer dengan diberikan faktor-faktor ancaman bangunan tersebut seperti gempa dan keruntuhan struktur material. Peran ahli teknik sipil juga masih berlaku walaupun fase pembangunan sebuah gedung telah selesai, seperti terletak pada pemeliharaan fasilitas gedung tersebut.

Apakah Kuliah Teknik Sipil Itu Sulit?

Antara iya dan tidak, tergantung tingkat kesulitan, situasi dan kondisi.  Umumnya sebagian mahasiswa kita sering mengeluh jika ada tugas yang segubrek, namun ada juga sebagian mahasiswa yang selalu tidak menyianyiakan waktunya agar tugas tersebut cepat terselesaikan, dan ada juga menunggu datangnya contekan dan lain-lainnya. Ada beberapa mata kuliah di teknik sipil yang sering dikeluhkan oleh kebanyakan mahasiswa seperti Analisa Struktur atau yang sering disebut Mekanika Teknik, Perencanaan Struktur Gedung, Perencanaan Irigasi dan Bangunan Air, dan lain-lain. Meskipun terbilang sulit, mata kuliah tersebut akan menjadi kebanggaan bagi mahasiswa yang memiliki minat di bidang tersebut. Jika semakin langka orang yang mampu melakukan hal yang berkaitan dengan mata kuliah tersebut. Maka semakin mahal pula seorang engineer itu akan dihargai.


Peralatan Yang Harus Disiapkan

Yang harus disiapkan hanya perlatan yang menunjang kegiatan perkuliahan pada umumnya, misalnya:
1.      Kalkulator.
Hasil gambar untuk kalkulator teknik
Ini harus punya dan usahakan jangan minjam. Kalkulator itu sudah seperti handphone, udah jadi barang milik pribadi. Tapi, jaman sekarang kan hampir semua smartphone udah punya aplikasi kalkulator. Usahakan aplikasinya pake Scientific Calculator. Kalo admin sendiri paling suka pake RealCalc Scientific Calculator, karena tampilannya bener-bener mirip kalkulator saintifik beneran.
2.      Peralatan gambar manual.
·         pensil minimal 2B sampai 4B.
Hasil gambar untuk pensil
·         Pensil mekanik lebih baik karena ngga perlu repot-repot diserut, ada yang suka ukuran 0.5 (diameter 0.5mm) ada yang 0.7. Kalo admin pribadi lebih suka yang 0.7.
Hasil gambar untuk pensil mekanik
·         drawing pen, paling ngga pake yang tebal 0.1 sama 0.3 atau 0.4. Gunanya apa? Salah satu seni gambar teknik adalah adanya perbedaan tebal tipis garis, dan itu punya arti yang beda.
Hasil gambar untuk drawing pen
·         penggaris/mistar/ruler
Gambar terkait
·         Rotring atau drawing set? Ngga begitu perlu, kecuali buat yang memang maniak gambar. Ngga akan mempengaruhi nilai, kecerdasan, dan karir kok.
Gambar terkait
3.      Peralatan safety.
Ada yang nanya, perlu sediain peralatan safety ngga? Untuk mahasiswa sarjana, karena sebagian besar kuliahnya dilakukan di dalam kelas, praktek hanya sedikit, jadi sebagian besar peralatan praktek disediakan oleh pihak kampus (kecuali kalo diminta). Untuk mahasiswa diploma, tergantung kebijakan dari kampus, ada yang sediakan buat mahasiswa, ada yang nyuruh mahasiswa yang sediakan sendiri, minimal helm pengaman, dan safety shoes. Yang lainnya kondisional.
Hasil gambar untuk perlengkapan safety proyek
4.      Laptop.
Hasil gambar untuk laptop

Spesifikasi Komputer

Secara umum spesifikasi komputer itu tentu disesuaikan dengan kebutuhan Teknik Sipil :
Software-software utama, seperti MS Office (minimal Word, Excel, sama Powerpoint), AutoCAD, software khusus sipil & struktur (SAP2000, Etabs, StaadPro, Plaxis, Midas, dll). Ada juga yang suka software penunjang misalnya Photoshop, Illustrator, SketchUp, ArchiCAD, Visual Basic, dll.
Agar software-software itu bisa dipake dengan baik, pastilah kita harus perhatikan minimum spesifikasi yang diminta.
·         Processor
Ada 2 pemain utama di prosessor, yaitu Intel dan AMD. Perbedaan utamanya, Intel lebih mahal, AMD lebih panas. Itu yang umum, tapi admin sendiri pake Intel, tetap panas juga Open-mouthed smile malah sering overheat. Jadi, masalah panas atau ngga, itu relatif tergantung bagaimana pemakaian dan perawatannya.  Untuk pengguna Intel, urutan spesifikasi prosessor Intel dari yang rendah sampai tinggi adalah:
Dual Core, Core 2 Duo, Core 2 Quad, Core (i3/i5/i7).
·         Memori/RAM.
Kalo untuk keperluan kuliah saja, memori 2GB sudah cukup, buat ngetik laporan, ngitung di Excel, atau bikin presentasi. Tapi kalo mau pake software penunjang yang berhubungan dengan grafis, minimal pake RAM 4GB.
Untuk yang sudah kerja, kalo bisa diupgrade lagi ke 6GB atau 8GB. Admin sendiri pake 8GB dan sudah sangat puas. Software terberat adalah AutodeskRobot dan Android Studio, dua itu memang paling rakus memori.
Tapi untuk AutoCAD, SAP2000, StaadPro… 4GB sudah memuaskan. Kalo admin disuruh pilih monitor gede atau RAM gede, lebih baik pilih RAM gede.
·         Hardsik
Hardisk 500GB adalah yang paling populer, dan itu sudah lebih dari cukup. Sebenarnya ini ngga terlalu penting, karena sudah ada teknologi yang namanya eksternal hardisk. Dan saran admin, sebaiknya punya hardsik external buat simpan data-data backup. Admin aja masih punya file-file kuliah dari tahun 2000 lalu… masih tersimpan di hardisk. Udah kebayang seberapa tua-nya admin? Open-mouthed smile Open-mouthed smile Open-mouthed smile
·         Mouse.
beberapa software, terutama AutoCAD itu memang dibuat sangat efektif buat pengguna mouse. Tangan kanan menggerakkan mouse, tangan kiri lincah mengetik command di keyboard.

Materi Pelajaran Yang (sebaiknya) Harus Dikuasai

materi-materi apa saja yang jadi dasar-dasar di Teknik Sipil?
1.      MATEMATIKA
·         Persamaan linear dan kuadrat. Misalnya menyelesaikan x dari persamaan 3x + 6 = 12, itu contoh sederhananya. Pada prakteknya, variablenya nanti ngga cuma x, tapi semua abjad diajak juga, dari a sampe z. Belum yang pake embel-embel x1, x2, … x1000.  Persamaan kuadrat juga gitu, ax2 + bx + c. Kalo persamaan pangkat 3, pangkat 4, dan seterusnya, sesekali ada, tapi ngga usah dibikin pusing. Kalo ga mampu ga usah dipaksain. Serius.
·         Geometri. Bangun datar (2D) dan bangun ruang (3D). Ini bisa dibilang materi yang sangat mendukung hampir sebagian besar ilmu teknik sipil. Membayangkan bentuk, membaca gambar, melihat bentuk dari berbagai sisi, melihat obyek yang dipotong seperti apa, jika diputar seperti apa. Ngga cuma membayangkan, tapi bisa menuliskan atau menggambarkan di atas kertas misalnya. Trus ngerti arah, kiri, kanan, utara-selatan, atas-bawah, dll.
·         Trigonometri. Sinus, cosinus, dan tangen. Ini sebagai pelengkap materi Geometri di atas. Ngga perlu hapal rumus, yang penting tau aja apa itu sinus, cosinus, dan tangen. Udah, gitu aja.
·         Diferensial & Integral. Ini adalah mimpi buruk bagi hampir sebagian besar mahasiswa teknik (ngga cuma teknik sipil Open-mouthed smile ). Saran admin, jangan baper kalo belajar ini ya. Semakin anda ngga paham, semakin bagus buat karir anda. Admin mau kasih tau satu rahasia, hampir semua Project Manager di proyek-proyek konstruksi, ngga paham masalah diferensial & integral. Open-mouthed smile Open-mouthed smile Open-mouthed smile
2.      FISIKA
·         Gaya (dan Vektor). Ini wajib hukumnya. Hampir dipake di sebagian besar pembelajaran di tahun-tahun pertama.
·         Konsep Kesetimbangan. Teknik Sipil mempelajari obyek yang diam, jadi harus paham benar apa saja yang bisa membuat sebuah benda menjadi diam. Kalo obyek yang kita pelajari itu malah bergerak, pindah ke Teknik Mesin aja. Open-mouthed smile
·         Energi. Porsi ini sangat sedikit, soalnya di Teknik Sipil obyeknya relatif diam, ngga ada perubahan energi yang berarti. Masalah energi hanya dibahas sangat sedikit di tingkat lanjut, misalnya di pelajaran tentang gempa, gelombang laut, dll.
·         Fluida. Bagi yang pernah duduk di bangku SMU IPA, ngga ada salahnya buku-buku Fisika disimpan dulu, kali aja bisa bantu buat pahami dasar-dasar teknik sipil, termasuk teknik sipil di bidang pengairan. Masalah fluida ini juga banyak diperkenalkan di tahun-tahun pertama.
3.      Materi Baru
Selebihnya, kita akan menghadapi mater-materi yang memang baru yang belum pernah didalami sebelumnya, khususnya yang ngga punya dasar-dasar. Taruhlah misalnya pelajaran gambar teknik, material/bahan konstruksi, belajar transportasi, jalan dan jembatan, belajar ekonomi, dasar-dasar manajemen, dll. Dulu, waktu masih SMU, admin kalo dengar kata “manajemen” serasa gimanaa gitu, ngga ada menarik-menariknya sama sekali, jarang didengar soalnya. Sekarang istilah “manajemen” kayaknya udah lebih familiar, termasuk di telinga anak-anak sekolah.

SUKA DUKA MAHASISWA TEKNIK SIPIL

1.      Teman Sekelasmu Cowok Semua
2.      Langka Tugas atau Kuis yang Jawabannya Cuma Uraian
3.      Berteman dengan Kakak Senior Buat Masa Depan Lebih Cerah
4.      Susah Berpenampilan Rapih Karena Kalau Sudah Mengaspal, Dekil Daahh
5.      Mayoritas Jomblo dan Susah Dapet Pacar
6.      Nilai Tak Kunjung Bagus Bikin Galau Pengen Pindah Jurusan
7.      Begadang Sambil Nyeruput Kopi Jadi Budaya Hingga Lulus Kuliah
8.      Sudah Terlalu Asyik Sendiri Jadi Lupa Bagaimana Bersikap Romantis

PROSPEK KERJA LULUSAN JURUSAN TEKNIK SIPIL

Berikut ini adalah beberapa contoh pekerjaan teknik sipil:
1.      Konsultan / Kontraktor Konstruksi Bangunan
Lulusan jurusan teknik sipil bisa bekerja di bidang pembangunan sebuah kontruksi, contoh posisinya sebagai: structural engineer, site engineer, drafter dan estimator.
2.      Program atau proyek pembangunan
Mahasiswa teknik sipil kelak bisa bekerja dalam sebuah rencana pembangunan, misalnya jalan raya, jalan tol, jembatan, rumah sakit, bendungan dan lain - lain. Negeri kita ini merupakan salah satu negara yang masih menggencarkan pembangunan, jadi menjadi mahasiswa teknik sipil dan kelak turut berkarir di bidang pembangunan fasilitas merupakan salah satu peluang yang baik.
3.      Pegawai Negeri Sipil ( PNS )
Instansi-instansi pemerintah juga membutuhkan lulusan teknik sipil. Contohnya badan dan dinas seperti Badan perencanaan daerah, PMU-Bina Marga, rumah sakit, Departemen ESDM, Dinas tata kota dan pertamanan.
4.      Badan Usaha Milik Negara ( BUMN )
Beberapa BUMN juga menyediakan lowongan untuk sarjana teknik contohnya di Cipta karya ( Perencanan ), Waskita karya ( Bangunan Gedung ), Hutama karya (Jalan dan jembatan ) dan BUMN-BUMN lainnya.
5.      Insinyur Konstruksi
Seorang insinyur konstruksi bertanggung jawab akan desain, manajemen dan supervise dari berbagai proyek konstruksi, baik itu adalah proyek bangunan, jalan, jembatan, perairan, sistem pembuangan, dll.
Insinyur konstruksi bertugas mempertimbangkan perihal-perihal yang berhubungan dengan lingkungan, perauran konstruksi, dan menentukan dimana sebaiknya bangunan dibangun. Selain itu, insinyur konstruksi juga harus memprediksikan masalah-masalah yang mungkin muncul beberapa tahun kedepan setelah bangunan tersebut jadi, dan bagaimana solusinya. Dalam pekerjaannya, insinyur konstruksi akan bekerjasama dengan arsitek, manajer konstruksi, bagian perencanaan dan surveyor.
6.      Insinyur Struktur
Pada umumnya, seorang insinyur struktur bertindak sebagai konsultan bagi para arsitek dan kontraktor. Setelah seorang arsitek selesai merancang bangunan, insinyur struktur akan membuat sejumlah hitungan dan estimasi, seperti bahan bangunan apa yang akan digunakan, mengestimasi daya tahan bahan bangunan (misalnya dalam cuaca ekstrim seperti salju, musim panas), kemudian berdiskusi dengan anggota tim lainnya, misalnya insinyur bahan bangunan dan ahli lingkungan. Insinyur struktur juga menangani perobohan bangunan, atau pemeliharaan bangunan.
Sewaktu dan setelah bangunan dibangun, insinyur struktur akan mengunjungi lapangan untuk memastikan semua berjalan sesuai dengan prosedur dan tahapan yang ditentukan.
7.      Surveyor Kontrol Bangunan
Tanggung jawab dari profesi ini adalah memastikan semua proyek bangunan mematuhi peraturan dan hukum yang berlaku. Menguji ketahanan fondasi, bahan bangunan, drainase dan inspeksi lainnya juga merupakan tanggung jawab dari surveyor kontrol bangunan.
Jika suatu proyek ternyata tidak memenuhi criteria yang disebutkan dalam peraturan dan hukum, surveyor kontrol bangunan perlu memberikan solusi, dengan mempertimbangkan anggaran dan penundaan yang mungkin terjadi.
Mereka juga akan diminta untuk mensurvei bangunan yang rusak akibat bencana alam, dan memberikan solusi bagaimana cara untuk membangun kembali, atau memperbaiki.
8.      Insinyur Sumber Daya Perairan
Profesi ini bertanggung jawab dalam membangun fasilitas supplai air. Dalam merancang sistem perairan, mereka harus mempertimbangkan desain, manajemen dan pemeliharaan sistem (sumur bawah tanah, sumber mata air alami). Profesi ini memastikan komunitas sekitar dapat memperoleh sumber daya air yang higenis dan bebas kontaminasi.
Dalam pekerjaannya, insinyur sumber daya perairan bekerja sama dengan insinyur struktur untuk mendapatkan informasi bangunan bendungan atau bangunan air lainnya.
9.      Insinyur Pemeliharaan Bangunan
Profesi ini mengurus desain, pemasangan dan pemeliharaan dari segala layanan yang diperlukan suatu bangunan untuk berfungsi dengan baik, baik itu pencahayaan, daya listrik, air, sistem keamanan, sistem darurat dan lain sebagainya.
1.  Bidang Umum
Lulusan teknik sipil masih punya berbagai alternatif, contohnya mereka bisa bekerja di BUMN yang tidak berhubungan dengan industri di bidang konstruksi untuk pembangunan misalnya Telkom dan PLN. Pekerjaan yang dilakukan lulusan teknik sipil pada perusahaan ini contohnya pada prasarana  tower telekomunikasi serta bendungan untuk pembangkit listrik. Perusahaan – perusahaan swasta juga dapat menjadi tempat bekerja lulusan teknik sipil termasuk perusahaan minyak dan pertambangan.



Cukup sekian artikel yang dapat mimin sampaikan. Semoga Bermanfaat...